1. Pengertian
Logam ferro adalah suatu logam paduan yang
terdiri dari campuran unsur karbon dengan besi. Untuk menghasilkan suatu logam
paduan yang mempunyai sifat berbeda dengan sifat besi dan karbon, maka dicampur
dengan bermacam logam lainnya.
2. Jenis
Yang termasuk dalam logam ferro paduan diantaranya adalah baja dan besi
tuang dan yang dikategorikan sebagai baja dan beri tuang yaitu:
a. Campuran ferro (Fe) dengan carbon (C) terjadi pada rentan
(0,008-6,67)%C.
b. Campuran C, minimal 0,08%C disebut ferit dan maksimal 6,67%C disebut
cementit (Fe3C).
c. Yang membedakan antara baja dan besi tuang adalah kandungan kadar
karbonnya, yaitu (0,008-2)% pada baja dan (2-6,67)% pada besi tuang.
3. Proses Pengolahan
Proses pengolahan logam ferro dari bahan tambang
melalui tahapan:
a. Proses konsentrasi
Input dari proses ini berupa bahan tambang
secara fisik yaitu, batu-batuan, pasir, dan tanah liat. Dalam proses
konsentrasi terjadi beberapa proses yaitu berupa pemecahan, pembersihan/
pencucian, penyortiran, serta pemanggangan.
Output dari proses konsentrasi ini adalah
biji besi yang secara fisik berupa nodula, pellet, briquettes, dan sinter.
b. Proses reduksi
Input dari proses ini berupa biji besi,
bahan bakar, fluks/ bahan pengikat, dan udara panas. Yang terjadi pada proses
ini adalah proses reduksi tak langsung da reduksi langsung.
Output dari proses reduksi ini berupa besi
kasar, terak/ slag, gas panas, serta gas panas CO dan CO2.
c. Proses baja
Dalam proses baja terdiri dari beberapa dapur pengolah
baja yaitu:
1) Convetor
Menginput besi kasar cair yang akan mengalami proses
Bessemer dan Thomas yang akan menghasilkan baja konstruksi putih atau kelabu.
2) Dapur siemen martin
Menginput besi kasar padat/ baja rosok, udara dan
udara panas yang akan mengalami proses asam atau basa yang akan menghasilkan
baja konstruksi SM.
3) Dapur kowi
Menginput kowi berisi baja bekas, udara dan cocas yang
akan mengalami proses hamper sama dengan simen martin yang akan menghasilkan
baja berkualitas baik.
4) Dapur listrik
Menginput baja bekas dan bahan paduan arus listrik yang akan mengalami
proses pencarian dengan efek panas listrik busur atau listrik tahanan yang akan
menghasilkan baja berkualitas terbaik.
4. Sifat-Sifat
Baja:
a. Dapat dituang dan ditempa
b. Ulet/ elastis
c. Relatif tak mudah korosi
d. Keras
e. Mahal
Besi tuang:
a. Mudah di tuang
b. Sukar dibentuk
c. Biaya proses mudah
d. Getas/ rapuh
e. Untuk peralatan/ bagian mesin
5. Kegunaan
Kegunaan logam berdasarkan karbon yang
terkandung:
a. Baja karbon rendah – baja plat, kerangka mobil, konstruksi, baut/ paku
keeling.
b. Baja karbon sedang – baut, mur, poros engkol, stang torak, roda gigi,
nok, martil, klem, pegas.
c. Baja karbon tinggi – pegas, paron, gergaji, perkakas pahat, pisau/
kikir/ gergaji.
Kegunaan logam ferro paduan:
a. Wolfram/tungsten(W)
- Untuk paduan baja, kawat pijar, dan bahan campuran elektoda las TIG/WIG.
b. Molibdenum
(Mo) - Paduan baja, pipa-pipa, dan alat rontgen.
c. Tantalum
(Ta) - Untuk alat-alat kedokteran dan paduan lainnya.
d. Kromium
(Cr) - Paduan baja tahan karat, pelapis logam dan pelindung tahan karat.
e. Mangan
(Mn) - Paduan baja.
f. Vanadium
(V) - paduan baja tahan karat.
g. Kobalt
(Co) - Paduan baja perkakas potong.
h. Kadmium
(Cd) - Paduan logam-logam bantalan, pelapis baja tahan karat, tahan uap racun
dan sebagainya.
i.
Bismut (Bi) -
Paduan bahan yang digunakan dalam sekering/ sekering.
6. Pengembangan Kedepan
Pengembangan industri
logam ferro di dalam negeri melalui pengkajian apakah industri tersebut sudah
memiliki daya saing yang kuat dan menyelesaikan masalah-masalah hambatan
perdagangan seperti under invoicing, penyimpangan No.HS, impor illegal sehingga
dalam kerjasama multilateral nanti produk industri dalam negeri tmampu bersaing
dengan Negara lain baik dari segi kualitas maupun harga jualnya yang
kompetitif. Pemerintah juga diharapkan memberikan insentif agar
industri-industri downstream pengguna tembaga dapat berinvestasi di dalam
negeri, agar daya serap produk baja dan logam non ferrous (aluminium, tembaga)
serta produk sampingannya dapat dioptimalkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar